Epilog
Hujan turun tanpa alasan awal bulan Mei. Mencipta wangi tanah yang entah. Kamar asrama di lantai tiga di sekolah itu lampunya masih menyala meski hampir tengah malam. Kedua pemuda yang saling mengenal lantaran patah hati dan memiliki mimpi yang sama itu duduk saling berhadapan. Mereka sama-sama terdiam untuk waktu yang lama. Sebelum akhirnya seseorang dengan mata hitam tajam membuka suara.
“Apa itu tidak berlebihan?”
Pemuda di sebelahnya tersenyum samar. Matanya menyorot penuh, misterius. “Tidak. Cukup pantas untuk seorang gadis pengkhianat dan pembohong. Kautahu? Setelah hari ini kauharus melupakannya dan berhenti percaya pada seorang wanita.”
“Aku mengerti. Besok pagi pasti sekolah heboh.”
“Ya, dan pada saat itu kita akan menunjukkan kemampuan kita sebagai seorang detektif. Membuat analisa sebaik mungkin. Kautahu caranya, bukan?”
“Tentu saja! Ngomong-ngomong apa tidak masalah tatomu itu?”
Laki-laki berwajah tampan itu tersenyum hingga menimbulkan satu lekukan kecil di pipi kanannya. Ia memegang dadanya bagian kiri. Di mana terdapat sebuah tato bergambar mahkota dengan dua pedang di sisinya. “Tenang saja, aku akan menyembunyikannya dengan ilmu sirap.”
Pemuda bermata tajam itu terpaku sesaat, lalu bertanya lagi, “Apa artinya?”
“Aku adalah raja yang memegang kendali, dan kau adalah patih yang melakukan apa pun yang kuperintahkan. Bukankah kau adalah bayanganku, Arya?”
†END†
Other Stories
Dua Bintang
Bintang memang selalu setia. Namun, hujan yang selalu turun membuatku tak menyadari keha ...
Puzzle
Ros yatim piatu sejak 14 tahun, lalu menikah di usia 22 tapi sering mendapat kekerasan hin ...
Love Of The Death
Cowok itu tak berani menatap wajah gadis di sampingnya. Pandangannya masih menatap pada ...
Sumpah Cinta
Gibriel Alexander,penulis muda blasteran Arab-Jerman, menulis novel demi membuat mantannya ...
Gadis Loak & Dua Pelita
SEKAR. Gadis 16 tahun, penjual kue pasar yang dijuluki "gadis loak" karena sering menukar ...
Sebelum Ya
Hidup adalah proses menuju pencapaian, seperti alif menuju ya. Kesalahan wajar terjadi, na ...