Epilog
Seorang wanita muda berjalan santai dan menyeret koper merah menuju Gang Wahyu Kuncoro. Lenggak-lenggoknya menawan hati pria manapun. Wajahnya cantik bak primadona, matanya besar seperti mata artis korea. Begitupun kulitnya bening seperti peri dan bidadari yang orang-orang gambarkan dalam cerita-cerita fantasi. Rambutnya yang hitam terurai dan bergoyang diterpa angin sore.
“Ini Mbak, kunci rumahnya.” Ujar seorang laki-laki paruh baya menyerahkan kunci rumah yang baru ia beli.
“Terimakasih, Pak,” ucapnya singkat sembari membanting pintunya dengan keras. Aura kesombongan terpancar di wajah ayunya.
Si bapak tersenyum penuh arti di belakangnya.
Keesokan harinya tersiar kabar bahwa penghuni baru rumah nomor 14 tewas mengenaskan. Berita yang tersebar adalah sang wanita muda tersebut diperkosa dan dibunuh oleh ‘penghuni’ rumah tersebut. Rumor penampakan seorang lelaki tua dengan pisau tertancap di perutnya membuat Harry dan sahabat-sahabatnya ingin membuktikan dengan mata kepala mereka sendiri.
“Harry. Tidak ada lagi acara kelayapan tidak jelas mulai saat ini. Apalagi bersama teman-temanmu si pemburu hantu itu. Mommy nggak suka.” Ibunya memperingatkan.
Bocah berusia lima belas tahun itu memang selalu memiliki rasa keingintahuan yang tinggi.
“Biarkanlah, Vie. Dia ingin seperti daddy-nya yang pemberani. Iya kan, Harry?” ujar ayahnya yang selalu membela anak lelaki semata wayangnya.
“Iya, seperti daddy nya yang pemberani. Jay Hyu Tomo.” Cibir Vizara kesal.
Other Stories
Bisikan Lada
Tiga pemuda nekat melanggar larangan sesepuh demi membuktikan mitos, namun justru mengalam ...
Cinta Dibalik Rasa
Cukup lama menunggu, akhirnya pramusaji kekar itu datang mengantar kopi pesananku tadi. ...
Akibat Salah Gaul
Kringgg…! Bunyi nyaring jam weker yang ada di kamar membuat Taufiq melompat kaget. I ...
Mak Comblang Jatuh Cinta
Miko jatuh cinta pada sahabatnya sejak SD, Gladys. Namun, Gladys justru menyukai Vino, kak ...
Kita Pantas Kan?
Bukan soal berapa uangmu atau seberapa cantik dirimu tapi, bagaimana cara dirimu berdiri m ...
People Like Us
Setelah 2 tahun di Singapura,Diaz kembali ke Bandung dengan kenangan masa lalu & konflik k ...