Untuk
“Teruntuk banyak hati yang ingin melepaskan diri. Lalu dalam diam lisan tak henti berdoa. Kamilah sayap-sayap surga yang terjaga dalam rengkuhan sinar senja. Mendampingi dengan tulus, menyayangi dengan lembut hingga maut datang menjemput.”
Other Stories
Pucuk Rhu Di Pusaka Sahara
Mahasiswa Indonesia di Yaman diibaratkan seperti pucuk rhu di Padang Sahara: selalu diuji ...
Aparar Keparat
aparat memang keparat ...
DI BAWAH PANJI DIPONEGORO
Damar, seorang petani terpanggil jiwanya untuk berjuang mengusir penjajah Belanda di bawah ...
People Like Us
Setelah 2 tahun di Singapura,Diaz kembali ke Bandung dengan kenangan masa lalu & konflik k ...
First Snow At Laiden
Bunda Diftri mendidik Naomi dengan keras demi disiplin renang. Naomi sayang padanya, tapi ...
Menantimu
Sejak dikhianati Beno, ia memilih jalan kelam menjajakan tubuh demi pelarian. Hingga Raka ...