Kala Menjadi Cahaya Menjemput Harapan Di Tengah Gelap

Reads
457
Votes
11
Parts
12
Vote
Report
Kala menjadi cahaya menjemput harapan di tengah gelap
Kala Menjadi Cahaya Menjemput Harapan Di Tengah Gelap
Penulis Bayu Alfianur

Epilog - Setitik Cahaya


Hidup tidak pernah benar-benar bebas dari gelap. Akan selalu ada masa-masa di mana luka datang, kehilangan menyapa, dan hati terasa runtuh. Namun, dari kisah Arka kita belajar: gelap bukan berarti akhir. Gelap hanyalah ruang di mana cahaya bisa terlihat lebih jelas.

Arka bukan pahlawan besar. Ia hanyalah manusia biasa, yang pernah jatuh, menangis, dan hampir menyerah. Tapi ia memilih untuk berjalan lagi, meski tertatih. Dan dari langkah kecil itu, ia menemukan makna: bahwa setiap orang bisa menjadi cahaya, sekecil apa pun.

Cahaya tidak selalu berarti jawaban besar atau solusi sempurna. Kadang cahaya hanya berupa senyuman tulus, telinga yang mau mendengar, atau keberanian untuk berkata, “Aku masih di sini.”

Mungkin kita pernah merasa sendirian, tapi sebenarnya selalu ada secercah harapan menunggu untuk ditemukan. Seperti Arka yang akhirnya berdamai dengan dirinya, kita pun bisa.

Karena pada akhirnya, menjadi cahaya bukan tentang seberapa terang kita bersinar, melainkan seberapa tulus kita hadir untuk diri sendiri dan orang lain.

Dan selagi kita masih hidup, selalu ada kesempatan untuk menyalakan cahaya itu.


Other Stories
Blind

Ketika dunia gelap, seorang hampir kehilangan harapan. Tapi di tengah kegelapan, cinta dar ...

Cinta Dibalik Rasa

Cukup lama menunggu, akhirnya pramusaji kekar itu datang mengantar kopi pesananku tadi. A ...

Mentari Dalam Melody

Tara berbeda dengan Gilang, saudaranya. Jika Gilang jadi kebanggaan orang tua, Tara justru ...

Tersesat

Qiran yang suka hal baru nekat mengakses deep web dan menemukan sebuah lagu, lalu memamerk ...

Sinopsis

hdhjjfdseetyyygfd ...

Don't Touch Me

Malam pukul 19.30 di Jakarta. Setelah melaksanakan salat isya dan tadarusan. Ken, Inaya, ...

Download Titik & Koma