14. Love Tea
\"Wahhh ciee yang abis pacaaran,\" Naura mengedip-ngedipkan matanya genit untuk menggoda Naila yang baru saja masuk ke rumah.
Naila tahu pasti Naura tadi melihatnya saat dia pulang diantar Fabian. Ibunya juga melihat dirinya pulang dengan Fabian. Ada resah di wajah Ibu Ratna. Resah yang belum bisa diungkapkan.
\"Cieee sepertinya ada yang barusan jadian nih, bagi-bagi dong ceritanya,” Naura penasaran banget.
Nailadan Naura tengah menyesap teh satu mug besar berdua di kamar Naura yang adem.
\"Kasih tahu nggak ya?\" Naila menggoda adiknya yang tengah memandangnya dengan dua tangan menyangga wajahnya yang imut.
\"Ayoo share dong,\"pinta Naura.
Naura merebut teh yang sedang diminum Naila.
\"Enggakjadian kok! Seharian tadi aku mendengarkan Fabian memceritakannovelnya yang bercerita tentang kisah cinta dua negara papi dan maminya. Cara diabercerita membuat aku tertarik mungkin karena dia seorang novelis!” Naila bercerita penuh semangat.
\"Yaa benar dia memang seorang penulis,\" Naura mengangguk-angguk kepalanya dalam hati dia membenarkan kalau Fabian memang orangnya asik diajak ngobrol.
\"Nai aku harap kamu bisa bahagia dengan Fabi seperti aku dengan Juna,\" Naura berkata tulus.
\"Hmmm aku belum kepikiran jadian Nau, aku hanya butuh....\"
Belumselesai Naila berkata sudah dipotong Naura.
\"Butuh pengganti Arjuna kan? Nai! Kenapa sih kamu sembunyikan perasaan kamu sendiri kalau kamu ternyata suka pada Arjuna!\" Tiba-tiba Naura berkata kebenaran yang selama ini Naila sembunyikan.
Naila kaget dengan perubahan wajah wajah Naura menjadi sedih.
\"Nau kamu kenapa?\"Naila bertanya khawatir.
\"Arjuna sedih karena kamu berubah setelah kita jadian, dia juga sangat sayang padamu Nai. Kamu sahabat terbaik yang dia miliki. Kamu orang pertama yang menghibur diasaat takut menghadapi perceraian ayah bundanya. Saat dia cerita itu... aku... aku... jujur merasa tidak ada artinya buat Arjuna. Arjuna kehilangan kamu Nai!”
Naura menarik nafas panjang sementara Naila jadi merasa tidak enak hati karena Naura barusan berkata dirinya merasa tidak ada arti buat Arjuna.
“Lalu dirimu juga seperti menghindar dari kami beberapa hari ini? Maafkan aku Nai lancang membaca diary milik kamu yang tanpa sengaja aku temukan di kolong tempat tidur, karena itu cara termudah aku bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan dirimu,\" Naura memandang Naila sedih.
Naila terhenyak jadi sekarang Naura sudah tahu perasaaanhatinya yang sebenernya terhadap Arjuna.
\"Nau, maafkan aku ya ... tapi sungguh aku sadar cinta memang tidak bisa dipaksakan. Bertahun-tahun aku jadi sahabat Juna, ternyata Arjuna tidak pernah punya perasaan lebih terhadapku. Jujur aku cemburu dengan kamu Nau karena bisa jadi orang yang Arjuna cintai,maka aku memilih menjauh dari Juna agar kamu tetap bahagia dan aku bisa menjaga hatiku,\"Naila mencoba bersikap tenang, walau hatinya merasa malu karena saudaranya akhirnya tahu yang sebenarnya.Nailamenjauh demi Naura.
“Oh ya satu lagi aku jadi percaya akan teori love at first sigh kadang ada benarnya,”kata Naila lanjut.
“Maksudnya apa Nai?” Naura tampak berpikir.
“Teori kalau cinta pandangan pertama itu memang benar adanya. Itu berlaku pada kamu dan Arjuna. Kalian saling jatuh cinta pada pandangan pertama sementara aku yang bertahun-tahunmenjadi sahabat Arjuna ternyata tidak bisa menyentuh hati Arjuna. Tapi kamu Nau telah membuat Arjuna yang aku kenal menjadi galau untuk pertama kalinya karena cewek. Jadi Nau please jangan merasa tidak berarti apa-apa buat Juna, aku yakin sebagai orang yang mengenal Arjuna dia sangat sayang padamu Nau,”Naila berkata jujur.
Naura tiba-tiba tersenyum ceria mendengar pendapat Naila.
Nailamerasa lega dan bersyukur mungkin ini cara Tuhan menunjukan kebenaran pada Naura dan Arjuna kenapa dirinya menjauh terhadapmereka.
“Tapi Nai, apakahkamu sekarang masih sakit hati dengan aku dan Arjuna? Maafkan aku Nai telah melukai hatimu,” Naura kembali sedih.
“Naura tidak ada yang perlu dimaafkan dan aku sudah terima dengan besar hati kalau aku hanya sebagai sahabat di hati Arjuna. Kalian memang pasangan serasi dan aku sudah seharusnya bahagia karena kebahagiaan kalian adalah kebahagiaanku juga. Kamu dan Arjuna adalah orang-orang yang aku sayangi,” Naila tersenyum tulus.
\"Naiplease kita sudah berbagi apapun dari kecil, mamaku adalah orang tuamu juga, ibumu sudah pasti seperti mamaku apalagi Ibu Ratna merawat kita berasama-sama. Selalu berbagi segelas teh adalah saksi kebersamaan kita. Kita selalu berbagi segelas teh dan sekarang sepertinya kita akan berbagi cinta,” Naura menggenggam tangan Naila.
“Maksudnya berbagi cinta apa Nau?” Naila tidak faham maksud Naura.
“Iya kita sama-sama punyasahabat yang kita sayangi, kamu sayang Arjuna dan aku juga sayang Fabian. Aku mencintai Arjuna dan berharap sahabatku Fabian mencintai kamu. We always share! Share tea share love!” Naura menerangkan dengan bersemangat.
“Share tea share love! Hmmm mungkinkah Nau...” Naila baru paham maksud Naura yang berharap agar dirinya jadian dengan Fabia. Tapi benarkah hatinya bisa menyukai Fabian seperti hatinya mencintai Arjuna?
“We always share! tea love! Forever... Promise!\" Naura mengulurkan jari kelikingnya untuk bertautan dengan kelingking Naila.
Nailawalau tidak yakin apakah dirinya bisa menerima Fabian sebagai pengganti Arjuna tapi demi saudara yang sebenarnya sangat dicintai, Nailamenyambut dengan hangat permintaan Naura lagipula Fabian juga cowok yang menyenangkan sebenarnya. Naila merasa dirinya mulai menyukai sosok Fabian. Naila dan Naura tertawa lepas berpelukan. Teh dalam mug besar tandas seperti jadi saksi sebuah kesepakatan.
Naila telah merelakan Arjuna jadian dengan Naura dan Naura ikut bahagia karena Fabian akhirnya bisa dekat dengan Naila. Sejujurnya inilah yang Naura inginkan konspirasi agar Naila mau jadi pacar Fabian jadi dirinya tidak perlu lagi memikirkan lagi perjodohan yang diharapkan mama dan papa. Tapi tanpa perlu berusaha keras dirinya ternyata ada jalan lain yang membuat Naila dan Fabian bisa dekat.
Other Stories
After Meet You
kacamata hitam milik pria itu berkilat tertimpa cahaya keemasan, sang mata dewa nyaris t ...
Mentari Dalam Melody
Tara berbeda dengan Gilang, saudaranya. Jika Gilang jadi kebanggaan orang tua, Tara justru ...
Membabi Buta
Mariatin bekerja di rumah Sundari dan Sulasmi bersama anaknya, Asti. Awalnya nyaman, namun ...
Kado Dari Dunia Lain
Kamu pasti pernah lelah akan kehidupan? Bahkan sampai di titik ingin mengakhirinya? Sepert ...
The Ridle
Gema dan Mala selalu kompak bersama dan susah untuk dipisahkan. Gema selalu melindungi Mal ...
People Like Us
Setelah 2 tahun di Singapura,Diaz kembali ke Bandung dengan kenangan masa lalu & konflik k ...