21. Fabian Hearts - Move On!
Fabian ragu untuk mengirim SMS, sudah satu setengah bulan ini dia mencoba melupakan Naila dan menuruti kemauan mutter.
\"Naila gimana kabarmu? Kamu pindah ke mana sih? Kenapa kamu tidak mau mengangkat telepon aku,\" Fabian berkata pada dirinya sendiri.
Fabian mencoba menghubungi telpon genggam Naila, tapi tidak diangkat. SMS beberapa waktu lalu juga tidak dibalas .Fabian sadar telepon dan SMS yang terlambat karena satu setengah bulan ini dia memang sama sekali tidak menghubunginya.
Sebulan ini Fabian sudah berusaha memenuhi keinginan mutter untuk bertemu dan mencoba dekat dengan Naura dalam rangka memenuhi perjodohan mereka. Nyatanya tidak mengubah perasaan yang indah tentang Naila.
Naila yang sederhana, tomboy, dan penuh perhatian bila dirinya sedang bercerita tentang apa saja. Matanya berbinar dan berdecak kagum saat dirinya bercerita novel yang tengah ditulis. Sepertinya rasa kagumnya menjadi energi untuk bersemangat merampungkan tulisannya. Tak jarang pula Naila memberi masukan.
Fabian merasa kehilangan sosoknya, baru tersadar setelah satu sebulan tidak ada Naila kalau kehadirannya sangat berarti dalam hidupnya.
Fabian menyesal pasti Naila sudah memilih menjaga jarak atau meninggalkannya sejak secara tidak langsung keluarganya memvonis dirinya hanya anak pembantu. Dirinya juga tidak bisa bertindak apa-apa karena ancaman mutter.
Naila pasti menyelamatkan harga dirinya dengan memilih menjauh darinya. Saat bertemu dengan Naura kembali, Fabian jadi tahu semuanya berawal dari sidang di tempat makan sebagai awal terungkapnya konspirasi Naura dan Naila.Berlanjut mulai kekakuan tercipta di rumah ditambah sikap Mama Miranda yang selalu berwajah penuh curiga.
Naura juga bercerita Naila yang menjadi sangat pendiam, memilih berdiam diri di kamar belakang tidak mendekat pada Naura. Naura juga memilih diam dan mencoba memecahkan masalahnya tentang Arjuna cintanya sendiri di kamarnya.
Naura merasa bersalah karena konspirasi yang diusulkan oleh dirinya membuat Naila dan ibunya merasa dihina. Sampai puncaknya Naila dan Ibu Ratna memilih ikut ayah kandungnya yang telah kembali setelah meninggalkan mereka hampir lima belas tahun. Sungguh saat mereka berpamitan Naura merasa setengah hatinya lumpuh.
***
Fabian memutuskan untuk menemui Naila, tidak lagi peduli larangan mutter. Bukankah cinta memang harus diperjuangkan? Naila harus tahu kalau hatinya tidak pernah menganggap dirinya rendah karena anak pembantu.
Pelarian sesaat dirinya tidak menghubungi Naila adalah demi memenuhi keinginan mutter dan membuat suasan coolling down.
Fabian resah karena mengikuti kemauan mutter membuat dirinya sekarang kehilangan Naila selamanya. Kenyataan hatinya merasa perih. Fabian tidak rela kalau Naila move on dari hatinya.
Fabian dan Naura sudah mulai bertemu lagi memenuhi permintaan kedua orang tua mereka.
Tapi setiap bertemu perbincangan mereka bukan tentang hati mereka yang seharusnya mendekat sesuai keinginan Mama Miranda dan Mami Tiwi. Sebaliknya mereka saling mengungkapkan kerinduan dengan kekasih hati mereka masing-masing.
Fabian bertekad mengejar cintanya, seperti juga Naura yang tetap akan memperjuangkan cintanya terhadap Arjuna. Entah bagaimana caranya!
Other Stories
Cinta Buta
Marthy jatuh cinta pada Edo yang dikenalnya lewat media sosial dan rela berkorban meski be ...
Melepasmu Untuk Sementara
Perjalanan meraih tujuan tidaklah mudah, penuh rintangan dan cobaan yang hampir membuat me ...
Sonata Laut
Di antara riak ombak dan bisikan angin, musik lahir dari kedalaman laut. Piano yang terdam ...
Cahaya Dalam Ketidakmungkinan
Nara pernah punya segalanya—hidup yang tampak sempurna, bahagia tanpa cela. Hingga suatu ...
Petualangan Di Negri Awan
seorang anak kecil menemukan negeri ajaib di balik awan dan berusaha menyelamatkan dari ke ...
Mother & Son
Zyan tak sengaja merusak gitar Dana. Rasa bersalah membawanya pulang dalam diam, hingga na ...