13. Still Hope
Wisnu membiarkan Tresa bercerita apa yang menimpanya. Kenapa perilaku Quin yang melabraknya, semata karena salah paham.
Wisnu mengatupkan bibirnya keras, sambil memegang setir mencoba membayangkan saat Tresa dan Aksan kepergok berduaan di dalam kamar.
Wisnu sebenarnya maklum bila Quin jadi sangat marah. Tapi keterlaluan juga karena Quin tidak mau dengar penjelasan yang sebenarnya.
\"Sekarang kamu udah nggak sakit Tres?\" Wisnu coba mengalihkan pembicaraan yang sudah jelas duduk masalahnya.
Satu kesimpulan yang Wisnu ambil, memang Aksan suka Tresa. Tampak Aksan juga mencoba membela Tresa saat Quin melabraknya tadi dia berusaha membelanya di depan umum.
\"Enggak kok Mas. Udah nggak terasa nyerinya,\" Tresa tersenyum tipis.
Jujur Wisnu masih berharap bisa dekat dengannya tidak hanya sekedar kakak, tiba-tiba Wisnu tersenyum simpul untuk mencoba dengan cara lain.
\"Eh mampir ke rumah aku bentar ya, aku kemarin beliin kamu beberapa novel keren deh. Semoga kamu suka ya?\" mendadak Wisnu ragu, dia hanya menebak-nebak genre yang disuka Tresa.
\"Novel Mas?\" Tresa membelalakkan mata, ada riang hidup di keruh matanya.
\"Iya, kemarin-kemarin iseng ke Gramedia dan ingat kamu suka novel,\" Wisnu tersenyum manis, lesung pipinya tampak tergurat di pipi kiri kanannya.
Ada terbersit malu karena kemarin-kemarin asyik dekat dengan Aksan dan secara tidak langsung mencuekin Mas Wisnu. Sementara Mas Wisnu walau janji tetap setia dengan Mbak Nindita masih mengingatnya.
\"Makasih ya Mas, ee… hubungan Mas Wisnu dengan Mbak Nindita gimana? Baik-baik saja kan? Jangan karena ada aku hubungan kalian memburuk ya. Cukup pengalaman aku dengan Aksan.\"
\"Kalaupun hubungan aku memburuk sebenarnya bukan kamu penyebab utamanya kok Tres. Yah kita sudah bukan anak kecil lagi yang harus cari kambing hitam bila hubungan memburuk, tapi lebih ke hatilah,\" Wisnu mencoba mengemukakan opininya.
“Ooo gitu ya, lebih ke hati…” Tresa mengulang kalimat terakhir dan merendamkan dalam hatinya.
Other Stories
Love Of The Death
Segala sumpah serapah memenuhi isi hati Gina. Tatapan matanya penuh dendam. Bisikan-bisika ...
Death Cafe
Sakti tidak dapat menahan diri lagi, ia penasaran dengan death cafe yang selama ini orang- ...
Balada Cinta Kamilah
Sudah sebulan Kamaliah mengurung diri setelah membanting Athmar, pria yang ia cintai. Hidu ...
7 Misteri Korea
Saat liputan di Korea, pemandu Dimas dan Devi terbunuh, dan mereka jadi tertuduh. Bisakah ...
Kepentok Kacung Kampret
Renata bagai langit yang sulit digapai karena kekayaan dan kehormatan yang melingkupi diri ...
Prince Reckless Dan Miss Invisible
Naes, yang insecure dengan hidupnya, bertemu dengan Raka yang insecure dengan masa depann ...