Diam
Apa pun yang kamu lakukan asal aku bahagia, aku memilih menyepi saja.
Kamu memilih menyepi membiarkan aku dalam kebingunan sendiri, bertanya-tanya sendiri, dan akhirnya aku pun mengambil keputusan sendiri.
Aku memilih meninggalkan semua keraguan ini dan ketidak pastian yang menyesatkan diriku akan suatu kealahan yang tak akan termaafkan.
Dalam diam rasa cinta, sayang, hilang, dan memadamkan cinta yang hangat. Berlari sejauh yang aku bisa dengan keangkuhan, tanpa pesan, dan boleh kau bilang kesombongan.
Sekarang kamu tahu aku terima apa yang memang kamu tuduhkan dan tak pernah aku akan membela diri.
Other Stories
Hati Yang Beku
Jakarta tak pernah tidur: siang dipenuhi kemacetan, malam dengan gemerlap dunia, meski ada ...
Mauren Lupakan Masa Lalu
Mauren menolak urusan cinta karena trauma keluarga dan nyaman dengan tampilannya yang mask ...
Luka
LUKA Tiga sahabat. Tiga jalan hidup. Tiga luka yang tak kasatmata. Moana, pejuang garis ...
Jaki & Centong Nasi Mamak
Jaki, pria 27 tahun. Setiap hari harus menerima pentungan centong nasi di kepalanya gara-g ...
Kepingan Hati Alisa
Menurut Ibu, dia adalah jodoh yang sudah menemani Alisa selama lebih dari lima tahun ini. ...
Death Cafe
Sakti terdiam sejenak. Baginya hantu gentayangan tidak ada. Itu hanya ulah manusia usil ...