Kejam
“Entahlah kadang aku merasa kamu kejam buat aku, seperti yang dulu pernah kamu lakukan.”
Mungkin takdir hidupku seperti ini, menoreh luka di atas luka.
Aku tak pernah tahu ... dan sekarang aku tahu, maaf atas luka demi luka sungguh pun aku juga telah melukai diriku sendiri.
dan bersembunyi dari luka yang aku buat sendiri entah sampai kapan?
Other Stories
Turut Berduka Cinta
Faris, seorang fasilitator taaruf dengan tingkat keberhasilan tinggi, dipertemukan kembali ...
Kasih Ibu #1 ( Hhalusinada )
pengorbanan seorang ibu untuk putranya, Angga, yang memiliki penyakit skizofrenia. Ibu rel ...
Autumns Journey
Akhirnya, Henri tiba juga di lantai sepuluh Apartemen Thamrin. Seluruh badannya terasa p ...
Curahan Hati Seorang Kacung
Saat sekolah kita berharap nantinya setelah lulus akan dapat kerjaan yang bagus. Kerjaan ...
Haura
Apa aku hidup sendiri? Ke mana orang-orang? Apa mereka pergi, atau aku yang sudah berbe ...
Kelabu
Cinta? Apakah aku mencintai Samuel? Pertanyaan yang sulit kujawab. Perasaanku padanya sepe ...