Tersimpan Di Hati
Hanya saja setiap rintik hujan hadir dan semakin deras, petrikor yang menguar, buku, lagu, dan kopi hadir mengingatkan dirimu bagai dejavu.
Dan aku tak pernah tahu kamu menyimpan luka-luka itu merawatnya untuk tetap mencintaiku.
Sementara aku hanya bisa bersembunyi, bertanya dalam bisu bahkan tak akan pernah berharap bertemu lagi, karena kutahu ... sepertinya aku tak akan bisa menyembuhkan luka yang sudah aku torehkan sendiri di hatimu. Aku takut untuk diadili atas kepergian yang hanya aku tahu alasannya.
Aku harus pergi tak ada pilihan ....
Maaf untuk semua yang pernah kita lewati, kalau kamu tak keberatan cukup ingat hal manis yang sudah sempat kita jalani bersama.
Genggam lah menjadi kenangan terindah walau pada akhirnya kamu terluka, ya kamu saja! Karena, kalau aku mengatakan yang sejujurnya aku pun kehilangan dan terluka waktu lalu, kau hanya akan menertawakan aku sebagai pembohong yang paling pembohong.
Aku tak berniat membela diriku!
Other Stories
Cinta Rasa Kopi
Kesalahan langkah Joylin dalam membina bahtera rumah tangga menjadi titik kulminasi bagi t ...
Tilawah Hati
Terinspirasi tilawah gurunya, Pak Ridwan, Wina bertekad menjadi guru Agama Islam. Meski be ...
Perpustakaan Berdarah
Sita terbayang ketika Papa marah padanya karena memutuskan masuk Fakultas Desain Komunikas ...
Kado Dari Dunia Lain
"Jika Kebahagiaan itu bisa dibeli, maka aku akan membelinya." Di tengah kondisi hidup Yur ...
Titik Nol
Gunung purba bernama Gunung Ardhana konon menyimpan Titik Nol, sebuah lokasi mistis di man ...
Di Bawah Panji Dipenogoro
Damar, adalah seorang petani yang terpanggil untuk berjuang bersama mengusir penjajah Bela ...