Diam
Apa pun yang kamu lakukan asal aku bahagia, aku memilih menyepi saja.
Kamu memilih menyepi membiarkan aku dalam kebingunan sendiri, bertanya-tanya sendiri, dan akhirnya aku pun mengambil keputusan sendiri.
Aku memilih meninggalkan semua keraguan ini dan ketidak pastian yang menyesatkan diriku akan suatu kealahan yang tak akan termaafkan.
Dalam diam rasa cinta, sayang, hilang, dan memadamkan cinta yang hangat. Berlari sejauh yang aku bisa dengan keangkuhan, tanpa pesan, dan boleh kau bilang kesombongan.
Sekarang kamu tahu aku terima apa yang memang kamu tuduhkan dan tak pernah aku akan membela diri.
Other Stories
Always In My Mind
Sempat kepikiran saya ingin rehat setelah setahun berpengalaman menjadi guru pendamping, t ...
Deru Suara Kagum
Perlahan keadaan mulai berubah. Pertemuan-pertemuan sederhana, duduk berdekatan , atau sek ...
Hati Yang Terbatas
Kinanti termenung menatap rinai hujan di balik jendela kaca kamarnya. Embun hujan mengh ...
Kau Bisa Bahagia
Airin Septiana terlahir sebagai wanita penyandang disabilitas. Meski keadaannya demikian, ...
Boneka Sempurna
Bagi Abrian, hidup adalah penjara tanpa jeruji. Selama bertahun-tahun, ia adalah korbam ta ...
Titik Nol
Gunung purba bernama Gunung Ardhana konon menyimpan Titik Nol, sebuah lokasi mistis di man ...