Destiny
“I think you now how I am feeling for you, but let me take my destiny ....”
aku tak pernah menghalangi kepergian dan juga kedatanganmu yang tiba-tiba dan tak terduga, entah yang ke berapa kali ...
sementara aku cukup sekali meninggalkan mu di waktu lalu dan meninggalkan rasa pedih yang teramat sangat.
tapi tahukah kamu, aku terluka untuk beberapa kali dengan datang dan pergi kamu setelahnya dengan sesuka hati.
jika kamu tau ini, tak seharusnya kamu datang lagi untuk kesekian kali hanya akan menorehkan luka-luka lagi yang semakin banyak.
aku ingin menyembuhkan luka-luka ini, sudahlah kita jalani takdir kita masing-masing dan sudahlah jangan lagi mengenang semuanya.
anggap semua adalah kesalahan dan kita sudah sepakat untuk saling memaafkan, tak ada beban lagi dan tak ada rasa untuk yang lebih akan sebuah hubungan.
Other Stories
Flower From Heaven
Setelah lulus SMA, Sekar Arum tidak melanjutkan kuliah seperti dua saudara kembarnya, Dyah ...
Kepingan Hati Alisa
Menurut Ibu, dia adalah jodoh yang sudah menemani Alisa selama lebih dari lima tahun ini. ...
Bahagiakan Ibu
Jalan raya waktu pagi lumayan ramai. Ibu dengan hati-hati menyetir sepeda motor. Jalan ber ...
Gadis Loak & Dua Pelita
SEKAR. Gadis 16 tahun, penjual kue pasar yang dijuluki "gadis loak" karena sering menukar ...
Haura
Apa aku hidup sendiri? Ke mana orang-orang? Apa mereka pergi, atau aku yang sudah berbe ...
Melepasmu Dalam Senja
Cinta pertama yang melukis warna Namun, mengapa ada warna-warna kelabu yang mengikuti? M ...