Maaf Diterima
“Aku yang harusnya minta maaf.”
Sebenarnya aku sudah tak ingin ada lagi amarah di antara kita, sudah cukup melelahkan apa yang kita lewati, aku hanya ingin bersadar sejenak dan mengungkapkan betapa cinta itu selalu ada dan begitu ingin memilikinya.
Hanya saja aku tak akan pernah bisa memilikimu yang aku tahu dari awal aku jatuh hati dan membiarkan perasaan itu larut bersama kepahitan yang harus aku terima.
Tahukah kamu aku selalu menerimanya manis pahit yang ada?
Other Stories
Tersesat
Tak dipungkiri, Qiran memang suka hal-hal baru. Dia suka mencari apa pun yang sekiranya bi ...
Konselor
Musonif, 45 tahun, seorang pemilik kios tindik, hidup dalam penantian hampa dan duka yang ...
Hati Yang Terbatas
Kinanti termenung menatap rinai hujan di balik jendela kaca kamarnya. Embun hujan mengh ...
Way Back To Love
Karena cinta, kebahagiaan, dan kesedihan datang silih berganti mewarnai langkah hidup ki ...
Sayonara ( Halusinada )
Raga berlari di tengah malam, tanpa sekalipun menengok ke belakang. Ia kelalahan hingga te ...
Balada Cinta Kamaliah
Badannya jungkir balik di udara dan akhirnya menyentuh tanah. Sebuah bambu ukuran satu m ...