Diam
Apa pun yang kamu lakukan asal aku bahagia, aku memilih menyepi saja.
Kamu memilih menyepi membiarkan aku dalam kebingunan sendiri, bertanya-tanya sendiri, dan akhirnya aku pun mengambil keputusan sendiri.
Aku memilih meninggalkan semua keraguan ini dan ketidak pastian yang menyesatkan diriku akan suatu kealahan yang tak akan termaafkan.
Dalam diam rasa cinta, sayang, hilang, dan memadamkan cinta yang hangat. Berlari sejauh yang aku bisa dengan keangkuhan, tanpa pesan, dan boleh kau bilang kesombongan.
Sekarang kamu tahu aku terima apa yang memang kamu tuduhkan dan tak pernah aku akan membela diri.
Other Stories
Devil's Bait
Dari permainan kartu tarot, Lanasha meramal lima temannya akan mengalami kejadian aneh hin ...
Cinta Harus Bahagia
Seorang kakak yang harus membesarkan adiknya karena kematian mendadak kedua orangtuanya, b ...
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...
Misteri Kursi Goyang
Rumah tua itu terasa hangat, sampai kursi goyang mewah dari tetangga itu datang. Saretha d ...
Warung Kopi Reformasi
Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...