Sesaat
“So I would like to thank you for your love, as i definitely also feel the same way to you ... I even mad about you.”
Kamu adalah hujan yang menguarkan petrikor yang selalu membayangi setelah aku memutuskan dirimu dengan alasan yang sulit aku ungkapkan.
Other Stories
Kelabu
Kulihat Annisa tengah duduk di sebuah batu besar di pinggir sungai bersama seorang anak ...
Bungkusan Rindu
Setelah kehilangan suami tercintanya karena ganasnya gelombang laut, Anara kembali menerim ...
Melepasmu Untuk Sementara
Menetapkan tujuan adalah langkah pertama mencapai kesuksesanmu. Seperti halnya aku, tahu ...
Perpustakaan Berdarah
Sita terbayang ketika Papa marah padanya karena memutuskan masuk Fakultas Desain Komunikas ...
Ayudiah Dan Kantini
Waktu terasa lambat karena pahitnya hidup, namun rasa syukur atas persahabatan Ayudyah dan ...
Cerita Guru Sarita
Sarita merasa berbeda dari keluarganya karena mata cokelatnya yang dianggap mirip serigala ...