Destiny
“I think you now how I am feeling for you, but let me take my destiny ....”
aku tak pernah menghalangi kepergian dan juga kedatanganmu yang tiba-tiba dan tak terduga, entah yang ke berapa kali ...
sementara aku cukup sekali meninggalkan mu di waktu lalu dan meninggalkan rasa pedih yang teramat sangat.
tapi tahukah kamu, aku terluka untuk beberapa kali dengan datang dan pergi kamu setelahnya dengan sesuka hati.
jika kamu tau ini, tak seharusnya kamu datang lagi untuk kesekian kali hanya akan menorehkan luka-luka lagi yang semakin banyak.
aku ingin menyembuhkan luka-luka ini, sudahlah kita jalani takdir kita masing-masing dan sudahlah jangan lagi mengenang semuanya.
anggap semua adalah kesalahan dan kita sudah sepakat untuk saling memaafkan, tak ada beban lagi dan tak ada rasa untuk yang lebih akan sebuah hubungan.
Other Stories
Institut Tambal Sains
Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...
Ada Apa Dengan Rasi
Saking seringnya melihat dan mendengar kedua orang tuanya bertengkar, membuat Rasi, gadis ...
DI BAWAH PANJI DIPONEGORO
Damar, seorang petani terpanggil jiwanya untuk berjuang mengusir penjajah Belanda di bawah ...
Cinta Buta
Marthy jatuh cinta pada Edo yang dikenalnya lewat media sosial dan rela berkorban meski be ...
Misteri Kursi Goyang
Rumah tua itu terasa hangat, sampai kursi goyang mewah dari tetangga itu datang. Saretha d ...
Warung Kopi Reformasi
Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...