Diam
Apa pun yang kamu lakukan asal aku bahagia, aku memilih menyepi saja.
Kamu memilih menyepi membiarkan aku dalam kebingunan sendiri, bertanya-tanya sendiri, dan akhirnya aku pun mengambil keputusan sendiri.
Aku memilih meninggalkan semua keraguan ini dan ketidak pastian yang menyesatkan diriku akan suatu kealahan yang tak akan termaafkan.
Dalam diam rasa cinta, sayang, hilang, dan memadamkan cinta yang hangat. Berlari sejauh yang aku bisa dengan keangkuhan, tanpa pesan, dan boleh kau bilang kesombongan.
Sekarang kamu tahu aku terima apa yang memang kamu tuduhkan dan tak pernah aku akan membela diri.
Other Stories
Institut Tambal Sains
Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...
Hafidz Cerdik
Adnan bersyukur masih ada acara bermanfaat seperti *Hafidz Cilik Indonesia*, tempat ia dan ...
Bungkusan Rindu
Setelah kehilangan suami tercintanya karena ganasnya gelombang laut, Anara kembali menerim ...
Menantimu
“Belum tidur Zani?” “Belum. Ngak bisa tidur.” “Hehe. Pasti ada yang dipikirin ...
Hanya Ibu
kisah perjuangan bunga, pengamen kecil yang ditinggal ayahnya meninggal karena sakit jantu ...
DIARY SUPERHERO
lanjutan cerita kisah cinta superhero. dari sudut pandang Sefia. superhero berkekuatan tel ...