Maaf Diterima
“Aku yang harusnya minta maaf.”
Sebenarnya aku sudah tak ingin ada lagi amarah di antara kita, sudah cukup melelahkan apa yang kita lewati, aku hanya ingin bersadar sejenak dan mengungkapkan betapa cinta itu selalu ada dan begitu ingin memilikinya.
Hanya saja aku tak akan pernah bisa memilikimu yang aku tahu dari awal aku jatuh hati dan membiarkan perasaan itu larut bersama kepahitan yang harus aku terima.
Tahukah kamu aku selalu menerimanya manis pahit yang ada?
Other Stories
Chronicles Of The Lost Heart
Ketika seorang penulis novel gagal menemukan akhir bahagia dalam hidupnya sendiri, sebuah ...
Erase
Devi, seorang majikan santun yang selalu menghargai orang lain, menenangkan diri di ruang ...
Mozarella (bukan Cinderella)
Moza tinggal di Panti Asuhan Muara Kasih Ibu sejak ia pertama kali melihat dunia. Seseora ...
Way Back To Love
Karena cinta, kebahagiaan, dan kesedihan datang silih berganti mewarnai langkah hidup ki ...
Bahagiakan Ibu
Ibu Faiz merasakan ketenteraman dan kebahagiaan mendalam ketika menyaksikan putranya mampu ...
Pucuk Rhu Di Pusaka Sahara
Mahasiswa Indonesia di Yaman diibaratkan seperti pucuk rhu di Padang Sahara: selalu diuji ...