Aku Terima
“Aku gak bisa lagi marah samu kamu.”
Dan aku berharap bahagia kamu selalu, karena kamu telah memilih yang terbaik dan demikian aku.
Aku terima yang seharusnya aku terima, bahkan dari aku mengambil keputusan.
Melepaskanmu dan tak berharap kamu kembali menjadi milikku.
Aku terima apa yang sudah menjadi takdir kita masing-masing.
Tak ada yang perlu lagi diharapkan, semua hanyalah cerita bisa jadi usang, tapi tetap terjaga di hatiku.
Aku terima dan aku simpan dengan baik.
Other Stories
Cinta Rasa Kopi
Kesalahan langkah Joylin dalam membina bahtera rumah tangga menjadi titik kulminasi bagi t ...
Ophelia
Claire selalu bilang, kematian Ophelia itu indah, tenang dan lembut seperti arus sungai. T ...
Keikhlasan Cinta
6 tahun Hasrul pergi dari keluarganya, setelah dia kembali dia dipertemukan kembali dengan ...
Diary Anak Pertama
Sejak ibunya meninggal saat usianya baru menginjak delapan tahun, Alira harus mengurus adi ...
Mozarela Bukan Cinderella
Moza, sejak bayi dirawat di Panti Asuhan Muara Kasih Ibu oleh Bu Kezia, baru boleh diadops ...
Dia Bukan Dia
Sebuah pengkhianatan yang jauh lebih gelap dari perselingkuhan biasa. Malam itu, di tengah ...