Namaku Amelia

Reads
639
Votes
0
Parts
11
Vote
Report
Namaku Amelia
Namaku Amelia
Penulis Michael Lianto

Prolog

Sore hari,
di dalam gedung tua belakang sekolah yang terbuat dari asbes dan seng berkarat itu,
aku cuma bisa menangis keras.

Sambil terduduk, kedua tanganku berusaha menutupi wajahku agar tak terlihat meskipun ruangan ini sangat gelap. Aku tidak bisa lihat wajahnya, tapi sepertinya ada tiga orang dan dari suaranya mereka semua perempuan. Sepertinya ada teman sekelas, tapi juga teman kelas sebelah. Itupun kalau mereka bisa disebut teman.

Aku dijambak. Kepalaku sakit. Aku dipukul entah dengan tangan atau dengan tongkat. Aku juga diludahi. Wajahku tak karuan. Seragam putih dan rok merahku juga sudah berantakan.

Entah kenapa tidak ada guru atau pak satpam yang datang mendengar suaraku. Apa mereka sudah pulang? Atau jangan-jangan mereka disuap supaya tidak datang? Atau mereka juga ingin aku disiksa?

Apakah aku memang tidak pantas bahagia?


Other Stories
Cicak Di Dinding ( Halusinada )

Sang Ayah mencium kening putri semata wayangnya seraya mengusap rambut dan berlinang air m ...

Blind

Ketika dunia gelap, seorang hampir kehilangan harapan. Tapi di tengah kegelapan, cinta dar ...

Love Of The Death

Cowok itu tak berani menatap wajah gadis di sampingnya. Pandangannya masih menatap pada ...

Mewarnai Bawah Laut

ini adalah buku mewarnai murah dan meriah untuk anak kelas 4 sd ...

Dari Luka Menjadi Cahaya

Azzam adalah seorang pemuda sederhana dengan mimpi besar. Ia percaya bahwa cinta dan kerja ...

Rumah Malaikat

Alex, guru pengganti di panti Rumah Malaikat, diteror kejadian misterius dan menemukan aja ...

Download Titik & Koma