Jaki & Centong Nasi Mamak

Reads
267
Votes
0
Parts
8
Vote
Report
Jaki & centong nasi mamak
Jaki & Centong Nasi Mamak
Penulis Indira Isvandiary

Jaki Enam

“Tidak, aku tidak mau mati! Mamakkk ... hueee~ Mamak!”
Aku meronta-ronta.

TOENG!
Kurasakan pukulan familier di kepalaku.

“JAKI!” Jeritan Nyokap semakin menjadi-jadi. Namun, kini tak ada lagi suara tangisan.

TOENG!

Centong nasi itu, terasa begitu nyata. Kumohon, sekali lagi. Aku sangat merindukannya.

TOENG! TOENG! TOENG!
Oke, cukup. Itu berlebihan.

“JAKI, BANGUN!” seru suara Nyokap lagi.

Perlahan, kubuka mataku, mendapati diriku tertidur di lantai ruang tamu, di sebelah sofa butut. Agaknya, aku terjatuh dari situ. Buru-buru aku bangkit ke posisi duduk.

“Mak?!”

Kulihat Nyokap menepuk centong nasinya beberapa kali ke pipiku

“Udah sadar? Enak ya, abis makan nasi pake tempe langsung nyambung tidur. Apaan mati-mati, hah? Mimpi buruk? Hmm?! Sukurin kamu!”

Eh, jadi yang tadi tuh ... mimpi?

Other Stories
Hujan Yang Tak Dirindukan

Perjalanan menuju kebun karet harus melalui jalan bertanah merah. Nyawa tak jarang banyak ...

Tea Love

Miranda tak ingin melepas kariernya demi full time mother, meski suaminya meminta begitu. ...

Kucing Emas

Suasana kelas 11 IPA SMA Kartini, Jakarta senin pagi cukup kondusif. Berhubung ada rapat ...

Death Cafe

Sakti terdiam sejenak. Baginya hantu gentayangan tidak ada. Itu hanya ulah manusia usil ...

Warung Kopi Reformasi

Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...

Bisikan Lada

Kejadian pagi tadi membuat heboh warga sekitar. Penemuan tiga mayat pemuda yang diketahui ...

Download Titik & Koma