Prolog
Koridor yang gelap. Terdengar suara langkah kaki.
Tiba-tiba seorang anak perempuan, bernama Sheila berusia 11 tahun sedang berlari dengan panik. Wajahnya tampak ketakutan, sesekali melihat ke belakang. Ia kemudian terjatuh. Gelang Sheila terlepas. Ia berusaha berdiri, tapi ia merasakan sakit luar biasa. Sepertinya kakinya terkilir. Sheila berusaha bangun. Namun, sangat sulit.
Sesuatu berjalan mendekat ke arah Sheila. Sheila menoleh kebelakang kemudian menjerit. Jeritan Sheila terdengar sampai koridor koridor kosong...
Other Stories
Dari Kampus Ke Kehidupan: Sebuah Memoar Akademik
Kisah ini merekam perjuangan, kegagalan, dan doa yang tak pernah padam. Dari ruang kuliah ...
Hati Yang Terbatas
Kinanti termenung menatap rinai hujan di balik jendela kaca kamarnya. Embun hujan mengh ...
Melodi Nada
Dua gadis kakak beradik dari sebuah desa yang memiliki mimpi tampil dipanggung impian. Mer ...
Perpustakaan Berdarah
Segala sumpah serapah memenuhi isi hati Gina. Tatapan matanya penuh dendam. Bisikan-bisika ...
Dream Analyst
Dream Analyst. Begitu teman-temannya menyebut dirinya. Frisky dapat menganalisa mimpi sese ...
Kelabu
Kulihat Annisa tengah duduk di sebuah batu besar di pinggir sungai bersama seorang anak ...