Sinopsis
Alya sendirian di dapur. Dia terlihat masih kesal. Matanya tertuju ke satu set pisau yang berada di atas kitchen set atau benda membahayakan lainnya.
Alya menggerakan kursi rodanya dengan kesusahan. tangan Alya mencoba menggapai pisau itu setengah berdiri. ketika tangannya berhasil menggapai pisau, keseimbangan Alya goyah. akhirnya Alya pun terjatuh dari kursi roda sambil memegang pisau.
Alya merangkak mendekati kursi roda sambil memegang pisau.
Bersamaan Dinda datang menghampiri. Dinda kaget. “Kakak. Maaaah… Paaaahh.”
Other Stories
Warung Kopi Reformasi
Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...
Pitstop: Rewrite The Stars. Menepi Dari Dunia, Menulis Ulang Takdir
Bagaimana jika hidup Anda yang tampak sempurna runtuh hanya dalam sekejap? Dari ruang rapa ...
O
o ...
Bungkusan Rindu
Setelah kehilangan suami tercintanya karena ganasnya gelombang laut, Anara kembali menerim ...
Dua Bintang
Setelah lulus, Manda ikut Tante Yuni ke Jakarta untuk melupakan luka keluarga. Tapi dikhia ...
Hati Yang Terbatas
Kinanti termenung menatap rinai hujan di balik jendela kaca kamarnya. Embun hujan mengh ...