Sinopsis
Raihan berendam di bak mandi yang sudah terisi air hangat itu, dikelilingi busa berlimpah. Dasar anak kecil, ia tak bisa menahan diri untuk bermain air. Ia menyelam, lalu muncul kembali ke permukaan. Hal ini ia lakukan beberapa kali.
Menyelam. Muncul. Menyelam. Muncul. Hingga satu saat, RAIHAN muncul ke permukaan dengan mata tertutup busa sabun. Matanya terasa pediah karena sabun. Samar-samar ia melihat ada dua sosok anak kecil yang berdiri di dekat pintu kamar mandi. Ia terkejut dan merinding.
Other Stories
Pucuk Rhu Di Pusaka Sahara
Mahasiswa Indonesia di Yaman diibaratkan seperti pucuk rhu di Padang Sahara: selalu diuji ...
Bekasi Dulu, Bali Nanti
Tersesat dari Bali ke Bekasi, seorang chef-vlogger berdarah campuran mengubah aturan no-ca ...
Mozarela Bukan Cinderella
Moza, sejak bayi dirawat di Panti Asuhan Muara Kasih Ibu oleh Bu Kezia, baru boleh diadops ...
Awan Favorit Mamah
Mamah sejak kecil sudah ditempa kehidupan yang keras, harus bekerja untuk bisa sekolah, tu ...
Cahaya Menembus Semesta
Manusia tidak akan mampu hidup sendiri, mereka membutuhkan teman. Sebab dengan pertemanan, ...
Always In My Mind
Sempat kepikiran saya ingin rehat setelah setahun berpengalaman menjadi guru pendamping, t ...