Sinopsis
Moza tinggal di Panti Asuhan Muara Kasih Ibu sejak ia pertama kali
melihat dunia. Seseorang meletakkannya di depan gerbang utama panti,
saat semua orang sedang tertidur lelap. Nama Moza diberikan oleh Ibu
Kezia, sang pemilik panti. Moza hanya boleh diadopsi ketika usianya
sudah menginjak dua belas tahun, padahal anak lainnya boleh diadopsi
pada usia berapapun. Bu Kezia tak ingin secepat itu melepaskan Moza
dari asuhannya. Tahun ini adalah tahun ke dua belas Moza di panti ini. Dua
belas adalah usia dimana ia diizinkan untuk memilih tinggal di panti lebih
lama atau pergi dari panti itu jika ada yang berniat untuk mengangkatnya
sebagai anak. Sebenarnya, Moza sudah menganggap Bu Kezia sebagai ibu
kandungnya. Tapi kadang Moza tak dapat membendung keinginannya
untuk memiliki keluarga sungguhan di luar sana. Apa yang akan dilakukan
Moza selanjutnya?
Other Stories
Pesan Dari Hati
Riri hanya ingin kejujuran. Melihat Jo dan Sara masih mesra meski katanya sudah putus, ia ...
Kau Bisa Bahagia
Airin harus menikah dalam 40 hari demi warisan ayahnya, namun hatinya tetap pada Arizal, c ...
Arungi Waktu; Ombak Bergulung, Waktu Berderai—namun Jangkar Tak Pernah Ia Turunkan
Arunika pernah percaya bahwa hidup berjalan lurus, sepanjang rencana yang ia susun dengan ...
The Truth
Seth Barker, jurnalis pemenang penghargaan, dimanfaatkan CEO Kathy untuk menghadapi perebu ...
Kacamata Kematian
Arsyil Langit Ramadhan lagi naksir berat sama cewek bernama Arshita Bintang Oktarina. Ia b ...
Kukejar Impian Besarku
Ramon, Yongki,Dino,Jodi,Eka adalah sekumpulan anak band yg rutin manggung di sebuah cafe d ...