Sinopsis
Tak semua yang berjalan memiliki tujuan.
Tak semua yang diam itu hampa.
Dan tak semua kisah tentang dunia... harus berakhir dengan penyelamatan atau kehancuran.
Kehancuran itu bukanlah akibat perang terakhir, melainkan pengkhianatan yang tak pernah diratapi.
Langit telah lama berhenti berbicara. Dan dunia mulai membusuk dari dalam.
Di antara reruntuhan, berjalanlah seorang pria yang tak pernah bersuara, yaitu Sora, Sang Tak Bernyawa. Ia tak membawa takdir, juga tak membawa janji. Ia hanya berjalan. Bisu sejak lahir, namun dalam kebisuannya tersimpan luka sejarah yang tak seorang pun dapat ungkapkan. Sora tak pernah berniat menyelamatkan dunia, juga tak ingin menghancurkannya. Ia hanya ingin tahu... apakah dunia yang telah membuangnya, masih layak untuk dipahami?
Dalam perjalanannya, Sora bertemu tiga jiwa lain yang sama rapuhnya, seperti;
Kaelith, seorang pemanah pemberani yang menyembunyikan cinta dalam kesunyian yang sunyi.
Vael, seorang ksatria sisa dari kerajaan yang runtuh, masih terikat oleh sumpah yang tak tertebus.
Namien, seorang penyihir flamboyan yang menyembunyikan kejenuhannya akan dunia dalam ejekan dan lelucon tajamnya, telah memilih untuk menjadi pedagang pengembara.
Bersama-sama, mereka menapaki tanah yang retak, menghadapi kutukan kuno, pasukan tak bernyawa, dan pertanyaan-pertanyaan yang tak akan pernah mereka temukan jawabannya. Mereka tak tahu apakah mereka sedang bergerak menuju keselamatan... atau hanya memperpanjang kejatuhan mereka.
Namun seiring berjalannya waktu, mereka belajar bahwa yang menghubungkan mereka bukanlah harapan, melainkan keberanian untuk berjalan dalam keheningan. Bahwa mungkin dunia tidak membutuhkan seorang penyelamat, melainkan seseorang yang cukup hancur untuk mendengarkan... dan cukup jujur untuk tidak menjanjikan apa pun.
Other Stories
Hellend (noni Belanda)
Pak Kasman berkali-kali bermimpi tentang hantu perempuan bergaun kolonial yang seolah memb ...
Mr. Perfectionist
Arman dan Audi sebenarnya tetangga dekat, namun baru akrab setelah satu sekolah. Meski ser ...
Don't Touch Me
Malam pukul 19.30 di Jakarta. Setelah melaksanakan salat isya dan tadarusan. Ken, Inaya, ...
Tersesat
Qiran yang suka hal baru nekat mengakses deep web dan menemukan sebuah lagu, lalu memamerk ...
Jaki & Centong Nasi Mamak
Jaki, pria 27 tahun. Setiap hari harus menerima pentungan centong nasi di kepalanya gara-g ...
Di Bawah Langit Al-ihya
Meski jarak dan waktu memisahkan, Amri dan Vara tetap dikuatkan cinta dan doa di bawah lan ...