Sinopsis
Skripsi itu ibarat mantan toxic: ditinggal sakit, dideketin bikin stres.
Allan, mahasiswa semester akhir, sudah jungkir balik demi satu kata sakral, LULUS. Namun, skripsi punya rencana lain. Dari proposal yang kandas, sampai kompre yang bikin trauma, semuanya jadi drama tak berkesudahan. Dosen pembimbingnya absurd, penguji lebih sadis dari Thanos, teman-temannya toxic, dan keluarga sibuk nanya, “Kapan wisuda?”
Di tengah kekacauan itu, Allan menemukan satu kebenaran sederhana,
"kadang gagal pun bisa jadi cahaya asal kita berani menerima, bukan cuma menuntut."
Other Stories
Kehidupan Yang Sebelumnya
Aku menunggu kereta yang akan membawaku pulang. Masih lama sepertinya. Udara dingin yang b ...
Dengan Ini, Saya Terima Nikahnya
Penulis pernah menuntut Tuhan memenuhi keinginannya, namun akhirnya sadar bahwa ketetapan- ...
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...
Nyanyian Hati Seruni
Awalnya ragu dan kesal dengan aturan ketat sebagai istri prajurit TNI AD, ia justru belaja ...
Jatuh Untuk Tumbuh
Layaknya pohon yang meranggas saat kemarau panjang, daunnya perlahan jatuh, terinjak, bahk ...
Di Bawah Panji Dipenogoro
Damar, adalah seorang petani yang terpanggil untuk berjuang bersama mengusir penjajah Bela ...