Sinopsis
Perjalanan Nindya dan teman-temannya ke Nusakambangan menjadi menyeramkan setelah mereka tersadar tiba-tiba berada dalam sebuah kapal kontainer. Kapal yang bila diamati dari sudut mana pun tampak seperti bangkai-bangkai kapal yang sudah terbengkalai puluhan tahun. Jangkar, dinding kapal, deretan kontainer besi di atasnya, hingga sampai ke anak tangga yang menuju lantai dua, semuanya dipenuhi dengan karat yang begitu tebal. Belum lagi aroma keusangan menguar dari segala penjuru. Satu-satunya hal yang mungkin adalah saat ini mereka sedang tersesat di dunia lain. Suasana jadi mencekam setelah mereka diteror kutukan di kapal itu.
Other Stories
Suffer Alone In Emptiness
Shiona Prameswari, siswi pendiam kelas XI IPA 3, tampak polos dan penyendiri. Namun tiap p ...
Penulis Misterius
Risma, 24 tahun, masih sulit move on dari mantan kekasihnya, Bastian, yang kini dijodohkan ...
Puzzle
Karina menyeret kopernya melewati orang-orang yang mengelilingi convayer belt. Koper ber ...
Air Susu Dibalas Madu
Nawasena adalah anak dari keluarga yang miskin. Ia memiliki cita-cita yang menurut orang-o ...
Pintu Dunia Lain
Nadiva terkejut saat gedung kantor berubah misterius: cat memudar, tembok berderak, asap b ...
Nyanyian Hati Seruni
Awalnya ragu dan kesal dengan aturan ketat sebagai istri prajurit TNI AD, ia justru belaja ...