Selalu Ada
“Dan aku akan terus merawat ingatanku tentang kita.”
Apakah benar apa yang kamu katakan padaku ataukah hanya ingin menyenangkan hatiku sementara dan yang seharusnya lebih berhak menerima perkataan ini.
Sudahlah jangan mengumbar kata manis yang berujung lara.
Sudahlah jangan lagi menyapa aku untuk sekedar menghabiskan waktu lagi yang bukan milik kita.
Sudahlah lupakan aku selupa-lupanya dan kamu bisa lakukan. karena sekarang pun aku sadar kamu bisa melakukan banyak hal yang menyakiti ahtiku lebih dari aku menyakitimu.
Yang seharusnya sudah tak lagi aku ingat, yang seharusnya sudah tertutup di dalam hatiku, kau kembali memunculkan semua keindahan sakaligus kesakitan yang teramat perih.
Ku mohon jangan menyapa untuk kesekain kali, dirimu memang bukan takdirku. Kita hanya bisa mengeja dala sepi dan tak berujung, selamanya tak pernah ada titik temu.
Other Stories
Air Susu Dibalas Madu
Nawasena adalah anak dari keluarga yang miskin. Ia memiliki cita-cita yang menurut orang-o ...
7 Misteri Di Korea
Untuk membuat acara spesial di ulang tahun ke lima majalah pariwisata Arsha Magazine, Om D ...
Hidup Sebatang Rokok
Suratemu tumbuh dalam belenggu cinta Ibu yang otoriter, nyaris menjadi kelinci percobaan d ...
The Labsky
Keyra Shifa, penggemar berat kisah detektif, membentuk tim bernama *The Labsky* bersama An ...
Cinta Buta
Marthy jatuh cinta pada Edo yang dikenalnya lewat media sosial dan rela berkorban meski be ...
Cangkul Yang Dalam ( Halusinada )
Alya sendirian di dapur. Dia terlihat masih kesal. Matanya tertuju ke satu set pisau yang ...