Diam
“Tentu saja ada bahagia dan sakit yang menyatu. Aku memilih diam dan berpikir bebas di dimensi lain ....”
Biarkan sesekali mengenang kita dalam pikiran bebas tak berujung, terhasia, tertutup, terdingin, dan hanya tersentum sendiri mengenagnya.
Ini sudah cukup, mengulik pedih kembali ... tapi terkadang aku masih saja memipikan kamu tak pernah untuk berusaha untuk memiliki kamu.
aku tahu hatiu juga bukan untukku, kamu hanya sejenak teringat aku yang pernah mencium kamu kala tertidur.
Tak ada yang istimewa untk kamu simpan dan aku pun mulai merasa aku bukanlah orang yang istimewa setelahnya.
Setelahnya .... kamu mudah meninggalkan aku juga.
Other Stories
Kepentok Kacung Kampret
Renata bagai langit yang sulit digapai karena kekayaan dan kehormatan yang melingkupi diri ...
Mother & Son
Zyan tak sengaja merusak gitar Dana. Rasa bersalah membawanya pulang dalam diam, hingga na ...
Hujan Yang Tak Dirindukan
Mereka perempuan-perempuan kekar negeri ini. Bertudung kain lusuh, berbalut baju penuh n ...
Free Mind
KITA j e d a .... sepertinya waktu tak akan pernah berpihak pada kita lagi setelah aku ...
Pitstop: Rewrite The Stars. Menepi Dari Dunia, Menulis Ulang Takdir
Bagaimana jika hidup Anda yang tampak sempurna runtuh hanya dalam sekejap? Dari ruang rapa ...
Jaki & Centong Nasi Mamak
Jaki, pria 27 tahun. Setiap hari harus menerima pentungan centong nasi di kepalanya gara-g ...