Diam
“Tentu saja ada bahagia dan sakit yang menyatu. Aku memilih diam dan berpikir bebas di dimensi lain ....”
Biarkan sesekali mengenang kita dalam pikiran bebas tak berujung, terhasia, tertutup, terdingin, dan hanya tersentum sendiri mengenagnya.
Ini sudah cukup, mengulik pedih kembali ... tapi terkadang aku masih saja memipikan kamu tak pernah untuk berusaha untuk memiliki kamu.
aku tahu hatiu juga bukan untukku, kamu hanya sejenak teringat aku yang pernah mencium kamu kala tertidur.
Tak ada yang istimewa untk kamu simpan dan aku pun mulai merasa aku bukanlah orang yang istimewa setelahnya.
Setelahnya .... kamu mudah meninggalkan aku juga.
Other Stories
Hati Yang Beku
Jasmine menatap hamparan metropolitan dari lantai tiga kostannya. Kerlap-kerlip ibukota ...
Mak Comblang Jatuh Cinta
Miko jatuh cinta pada sahabatnya sejak SD, Gladys. Namun, Gladys justru menyukai Vino, kak ...
Kelabu
Kulihat Annisa tengah duduk di sebuah batu besar di pinggir sungai bersama seorang anak ...
Kabinet Boneka
Seorang presiden wanita muda, karismatik di depan publik, ternyata seorang psikopat yang m ...
Hujan Yang Tak Dirindukan
Mereka perempuan-perempuan kekar negeri ini. Bertudung kain lusuh, berbalut baju penuh n ...
Liburan Ke Rumah Nenek
Affandi, remaja gaul berusia 18 tahun tak dapat berlibur ke lain tempat seperti biasa. Lib ...